Wapres Sebut Negara Rugi Rp 300 Triliun Tiap Tahun Akibat Stunting
Murianews
Sabtu, 26 Maret 2022 20:10:14
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin menyebut negara mengalami kerugian hingga Rp 300 trilun setiap tahunnya karena stunting atau anak gagal tumbuh. Selain itu, negara juga mengalami kerugian pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Ma`ruf Amin juga menyebut bahwa anak yang menderita stunting akan mudah mengalami penyakit tidak menular seperti jantung dan diabetes.
“Prevalensi kasus stunting di Indonesia saat ini tercatat di 24 persen. Sementara pemerintah menargetkan stunting turun hingga 14 persen pada 2024. Dengan demikian, pemerintah dalam dua tahun ke depan harus mampu menurunkan prevalensi stunting lebih dari 10 persen,” katanya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (26/3/2022).
Karena itu, peningkatan akses air minum dan sanitasi menjadi prioritas dalam upaya pemerintah mempercepat penurunan prevalensi stunting di Indonesia. Ditargetkan pada 2024, akses rumah tangga terhadap air minum layak tercapai 100 persen, sedangkan akses rumah tangga terhadap sanitasi layak tercapai 90 persen.
Baca: Percepat Penurunan Angka Stunting, BKKBN Gelar Sosialisasi RAN Pasti di Semarang
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




wakil presiden ma`ruf amin saat belanja kepada pedagang (cnnindonesia.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin menyebut negara mengalami kerugian hingga Rp 300 trilun setiap tahunnya karena