Jokowi Jengkel Ada Kementerian yang Impor Pensil hingga Kertas
Murianews
Jumat, 25 Maret 2022 11:29:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini benar-benar jengkel. Bahkan dia mengunglapkan kejengkelannya itu secara langsung kepada para menteri yang sering melakukan impor barang.
Padahal, semua barang yang diimpor itu, anak negeri juga memproduksi. Seharusnya, produk dalam negeri ini menjadi tujuan utama pembelian pemerintah, bukan malah barang impor. Hal itu diungkapkan Jokowi saat memberi pengarahan tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, Jumat (25/3/2022).
"Pensil, kertas saya cek, impor. Bolpoin. Ini apa ini kita? Kadang-kadang saya mikir, ini kita ngerti ndak sih hal-hal seperti ini? Jangan-jangan kita ndak kerja detail, sehingga nggak ngerti itu yang dibeli barang impor. Buku tulis impor, gimana? Jangan ini diteruskan, setop,” terang Jokowi.
Baca: Jokowi Marah-Marah Karena Instansi Pemerintah Banyak Beli Barang Impor
Tidak hanya itu, Jokwi juga mengungkapkan ada sepatu TNI-Polri yang juga impor dari luar negeri. Padahal, produksi dalam negeri tersedia melimpah. Kualitasnya juga tidak kalah bagus dengan impor.
"Coba, CCTV beli impor. Di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini? Dipikir kita bukan negara yang maju, buat CCTV saja beli impor. Seragam dan sepatu tentara dan polisi beli dari luar. Kita ini produksi di mana-mana bisa. Jangan diterus-teruskan," tegas Jokowi.
Giliran kementerian Kesehatan juga diungkap oleh Jokowi. Bahwa kementerian tersebut juga sering mengimpor kebutuhan alat kesehatan. Seperti tempat tidur pasien rumah sakit yang diimpor. Padahal produsen dalam negeri sudah mampu membuat tempat tidur pasien rumah sakit, contohnya di Yogyakarta, Bekasi, dan Tangerang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




presiden Jokowi dalam acara Pengarahan Presiden RI Tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia (Tangkapan Layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Presiden Joko Widodo (