Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua kepala daerah untuk melakukan percepatan penanganan anak degan gizi buruk atau stunting. Menurutnya, hal ini penting lantaran pemerintah mempunyai target penanganan mencapai 14 persen hingga 2024 mendatang.

Jokowi dalam arahannya menargetkan angka stunting berada di angka 14 persen pada 2024. Dia ingin pemerintah daerah bekerja keras mewujudkan target tersebut.

"Seluruh gubernur, bupati, wali kota di seluruh tanah air saya sampaikan hal yang sama. Jangan sampai target angka 14 persen luput, harus tercapai," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, penanganan stunting ini tidak hanya terhadap anak-anak semata, tetapi juga jauh sebelum itu, yakni ketika proses pernikahan, semuanya harus dipantau. Menurutnya, sebelum menikah juga harus dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin.

Baca: Percepat Penurunan Angka Stunting, BKKBN Gelar Sosialisasi RAN Pasti di Semarang

“dari calon pengantin memang harus disiapkan agar mereka tahu sebelum nanti menikah dan nanti ketika hamil. Karena belum tentu semua pengantin itu tahu, sehingga harus disiapkan sejak dini mungkin, sehingga perlu pendampingan agar calon pengantin ini tahu berkaitan dengan gizi anak,” terang Jokowi, seperti dikutip dari kanal youtube Sekretariat Presiden, Kamis (24/3/2022).

Jokowi meminta pemda memastikan setiap bayi mendapatkan asupan gizi memadai. Jokowi juga memerintahkan kepala daerah memberikan makanan tambahan bergizi untuk bayi-bayi yang baru lahir.
Jokowi menekankan pentingnya menekan angka stunting. Dia berkata upaya ini menjadi salah satu bagian dalam memajukan negara.Baca: Desa-Desa Kudus Ini Nol Kasus Stunting"Saya ingin titip kepada seluruh kepala daerah, gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Provinsi NTT bahwa sumber daya manusia, SDM, itu sangat menentukan maju tidaknya sebuah negara," tutur Jokowi.Saat ini, angka stunting di Indonesia mencapai 24,4 persen. Angka itu berada di atas standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), yaitu 20 persen. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Youtube Sekretariat presiden

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler