Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Hingga saat ini Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri belum menemukan mafia minyak goreng yang sempat dijanjikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi beberapa hari lalu. Belum mendapatkan hasil terssebut, polisi pun membuat dugaan tak berdasar terkait kelangkaan minyak goreng.

Polisi menduga bahwa harga minyak goreng naik karena muncul pedagang minyak dadakan yang tidak mengikuti kebijakan pemerintah.

"Yang ditemukan di lapangan cukup banyaknya pedagang dadakan, reseller dan pelaku usaha yang tidak mengikuti kebijakan pemerintah. Jadi sementara ini temuan kami lebih personal pelaku usaha, buka mafia minyak goreng," kata Kasatgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika, dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (23/3/2022).

Baca: Mendag Janji Umumkan 3 Mafia Minyak Goreng Hari Ini Bersama Polri, Tapi Belum Ada Seorang pun yang Ditangkap

Kemudian, terkait mafia minyak goreng, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan. Dia juga menyebut belum mengantongi nama-nama yang dikatakan Mendag ada tiga mafia minyak goreng tersebut.

"Sejauh ini belum ditemukan mafia minyak goreng, mafia lebih dikonotasikan sebagai persekongkolan besar, yang masif dan terstruktur dengan melibatkan banyak pihak," terangnya.
Helmy mengklaim Satgas Pangan tak menemukan praktik mafia dalam peredaran minyak goreng di tengah masyarakat selama proses pendalaman beberapa waktu terakhir.Sementara Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta tersangka kasus mafia minyak goreng langsung ditangkap. Menurutnya, tersangka dalam kasus mafia minyak goreng tidak perlu diumumkan ke publik."Saya pikir rencana untuk mengumumkan mafia yang tidak jadi itu serahkan kepada penegak hukum. Saya pikir enggak perlu diumumkan, langsung tangkap saja," kata Dasco. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News