Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma`ruf Amin mengungkapkan bahwa kemungkinan pemerintah akan memberlakukan vaksinasi booster atau dosis ketiga, sebagai syarat untuk melakukan mudik lebaran tahun ini.

Apabila sudah meneuhi vaksin booster ini, maka para pemudik tidak perlu lagi melakukan tes PCR atau pun swab antigen.

"Booster kita ingin jadikan syarat buat orang mudik. Selain vaksinasi lengkap dua kali juga harus dibooster. Sehingga dengan demikian maka tidak perlu lagi ada PCR atau antigen. Kalau tidak ada lonjakan dan suasana terus landai seperti yang sekarang," kata wapres, dikutip dari detik.com, Rabu (23/3/2022).

Selain itu, pemerintah juga melakukan sejumlah pelonggaran menjelang bulan curi Ramadan. Bahkan dalam proses menjalankan ibadah, ketentuan saf pun sudah bisa dirapatkan.

Baca: Sinopharm Resmi Jadi Regimen Vaksin Booster Baru, Berikut Cara Pemberiannya

"Saya kira karena pandemi ini sudah mulai turun dan dianggap sudah hampir terkendali dan semua sudah dibuka. Bahkan, tidak ada lagi karantina, maka tempat ibadah sudah mulai diberikan kelonggaran," ujar Ma'ruf.

"Sudah ada dari fatwa Majelis Ulama Indonesia untuk bisa menyelenggarakan seperti biasa, cuma memang masih harus tetap menaati prokes dan menggunakan masker terutama, kemudian mencuci tangan," tambahnya.

Ma'ruf menegaskan, yang paling terpenting adalah bagi masyarakat melaksanakan vaksinasi. Sehingga, kekebalan tubuh dari Covid-19 bisa tercipta."Dan juga vaksinasi menjadi penting, karena untuk kekebalan imunitas itu kan salah satu faktor pentingnya adalah vaksinasi," ucapnya.Baca: Minta Santri Tak Mudik Lebaran, Ganjar: Pak Gubernur Juga Gak Mudik KokDia menambahkan, saat ini pemerintah terus mempercepat vaksinasi bagi lansia dan booster. Lansia yang baru melakukan vaksin satu kali, maka akan didorong untuk melakukan vaksinasi kedua. Bahkan apabila memungkinkan juga akan didorong untuk vaksinasi booster.“Menjelang bulan Ramadan kita dorong agar bisa 70 persen tervaksin dan kemudian juga booster," tutupnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler