Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan memberikan kesempatan kepada PT Pertamina untuk menghitung ulang harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax. Pasalnya, harga saat ini, yakni Rp 9.500 per liter, merupakan harga paling murah dibandingkan negara lain.

Sementara harga keekonomian Pertamax, saat ini sudah mencapai Rp 14.000 per liter. Apabila harga pertamax di Indonesia masih Rp 9.500 per liter, skemanya seperti pemerintah menyubsidi pertamax.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyebut bahwa harga keekonomian pertamax Rp14.500 per liter, namun saat ini Pertamina masih dijual dengan harga Rp9.500 per liter.

Baca: Tiga Jenis BBM Ini Harganya Naik, Ini Daftarnya

"Bisa dikatakan posisinya, Pertamina subsidi pertamax. Ini jelas artinya Pertamina subsidi mobil mewah yang pakai pertamax. Karenanya, perlu dihitung ulang," katanya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (22/3/2022).
Arya kemudian memberikan gambaran harga pertamax di negara lain. Dia mencontohkan, di negara-negara Asia Tenggara, BBM sejenis pertamax dibanderol antara Rp14.000 hingga Rp15.000 per liter."Jangan sampai Pertamina beri subsidi besar kepada mobil mewah yang pakai pertamax. Sudah saatnya dihitung ulang berapa harga yang layak diberikan Pertamina untuk pertamax yang dikonsumsi mobil mewah. Ini untuk keadilan semua," tegas Arya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler