Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Video petir yang menyambar lintasan Sirkuit Mandalika viral di media sosial. Saat itu bersamaan dengan suasana turun hujan menjelang  jadwal awal balapan.

Kilatan petir itu pun terlihat kamera. Petir itu turun di salah satu tikungan Sirkuit Mandalika dan menyebabkan percikan api.

Terkait dengan hal itu, Sub Koordinator Bidang Prediksi Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, menjelaskan petir merupakan fenomena yang terjadi karena awan jenis cumulonimbus yang banyak mengandung muatan listrik.

"Hal ini terjadi akibat adanya perbedaan potensial antara awan dan permukaan bumi. Muatan awan bagian bawah yang negatif akan menginduksi permukaan bumi sehingga terbentuklah medan listrik antara awan dan tanah (permukaan bumi),” terang Ida, dikutip dari Kompas.com, Senin (21/3/2022).

Baca: Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Angin Disertai Petir di Solo Raya Hari Ini

Dia menambahkan, semakin besar muatan yang terdapat di awan, semakin besar pula medan listrik yang terjadi.

"Bila kuat medan tersebut telah melebihi kuat medan tembus udara ke tanah, maka akan terjadi pelepasan muatan listrik sesuai dengan hukum kelistrikan, peristiwa inilah yang disebut petir," kata Ida.

Terkait timbulnya api, Ida menjelaskan bahwa petir memiliki aliran listrik dengan tegangan yang sangat tinggi. Karena itu petir dapat menimbulkan panas yang tinggi atau ledakan api apabila mengenai objek di permukaan bumi."Petir biasanya akan memilih tempat terbuka atau objek yang paling tinggi di permukaan bumi dalam melepaskan energinya," tutur Ida.Baca: Duar! Rumah Warga Kutuk Kudus Hancur Disambar PetirNamun sering atau tidaknya petir menyambar hingga menjadi api, belum ada data pasti."Kami nggak ada datanya, tapi semakin besar awan semakin besar energi maka potensi terjadi semakin tinggi," ungkap Ida. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler