Sri Mulyani Sebut Penyaluran Kredit bagi Pelaku UMKM Perempuan Masih Rendah
Murianews
Sabtu, 19 Maret 2022 15:23:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Penyaluran kredit bagi pelaku Usaha, Miro, Kecil dan Menegah (UMKM) perempuan, saat ini masih sangat minim. Hal ini lantaran perbankan masih belum terbiasa untuk melayani kebutuhan mereka.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pun memberikan komentar terkait hal itu. Dia mengtatakan bahwa minimnya panyaluran kredit bagi UMKM perempaun patut menjadi tantangan bagi perbankkan.
"Ini adalah sesuatu yang masih menjadi tantangan bagi banyak bank karena mereka belum biasa untuk melayani UMKM yang dimiliki oleh perempuan," kata Menkeu, dikutip dari kompas.com, Sabtu (19/3/2022).
Dia menambahkan dari total kredit yang disalurkan oleh perbankan, hanya 18 persen yang disalurkan kepada UMKM. Padahal menurutnya, 50 persen usaha mikro dimiliki oleh perempuan, sedangkan pada usaha menengah hanya 34 persen yang dimiliki oleh perempuan.
"Semakin kecil kegiatan usaha ini, maka lebih mungkin pemiliknya adalah perempuan," katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Menkeu Sri Mulyani. (Instagram/@smindrawati)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Penyaluran kredit bagi pelaku Usaha, Miro, Kecil dan Menegah (