Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Polisi Kembali melakukan penggerebekan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, atau yang terkenal sebagai permukiman rawan peredaran narkoba, Kampung Boncos. Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan 7 orang yang diduga pelaku pengedaran narkoba.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo mengatakan, penggerebekan itu berdasarkan laporan warga bahwa ada peredaran narkoba di kampung tersebut. Sehingga petugasnya langsung melakukan penyelidikan.

"Ada tujuh orang diamankan dengan rincian enam orang laki-laki dan seorang perempuan," kata Danang Setiyo, dikutip dari Kompas.com,Sabtu (19/3/2022).

Baca: Sebelas Bandar Narkoba di Lapas Semaraang Dipindah ke Lapas Highrisk Nusakambangan

Selain itu, dalam penggeledahan kali ini polisi juga menemukan sejumlah barang bukti berupa 5 paket narkotika jenis sabu siap edar.

"Allhamdulillah dalam kegiatan ini berjalan lancar, kami berhasil mengamankan 5 paket narkotika jenis sabu siap edar dengan berat brutto 12,79 gram, alat hisap sabu, 4 buah ponsel dan beberapa pak plastik klip sabu," ujar Danang.

Sebelumnya, Kampung Boncos juga dilakukan penggerebekan pada Kamis (10/3/2022) sore. Polsek Palmerah menangkap 5 orang pengguna narkoba yang sedang asyik mengonsumsi sabu.
Selain pengguna, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa klip sabu dan cangklong untuk mengisap sabu yang disewa oleh para pengguna.Baca: Diduga Ada Jaringan Narkoba Dikendalikan di Lapas PatiIa juga mengharapkan peran aktif masyarakat jika memiliki informasi adanya peredaran narkoba."Informasi sekecil apapun sangat lah berarti untuk kami dalam menentukan langkah selanjutnya dalam meminimalisir terjadinya peredaran gelap narkoba," tutupnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler