Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dua kali mangkir saat dipanggil DPR untuk dimintai keterangan terkait kelangkaan minyak goreng. Padahal, kelangkaan minyak goreng saat ini menjadi permasalahan krusial.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya akan memanggil paksa Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi terkait krisis minyak goreng. Apabila dipanggil tiga kali Mendag tidak hadir, pihaknya akan mengaku akan melakukan pemanggilan paksa.

"Sekadar informasi bahwa DPR dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan mengalami kesulitan soal minyak goreng ini. Sudah dua kali Menteri Perdagangan diundang dalam rapat konsultasi, yang kedua berhalangan dengan alasan belum tentu datang dan lain-lain," kata Sufmi Dasco Ahmad dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Baca: Kapolri Intruksikan Anak Buahnya Pastikan Ketersedian Minyak Goreng di Lapangan

Dasco mengatakan pihaknya akan memberi kesempatan terakhir bagi Mendag untuk membahas persoalan minyak goreng bersama DPR. Apabila masih tak hadir, kata dia, DPR akan memanggil Lutfi secara paksa.

"Oleh karena itu, dalam kesempatan terakhir dalam sidang rapur ini saya sampaikan apabila dalam undangan yang ketiga masih ada alasan maka DPR akan menggunakan aturan dan kewenangan yang ada untuk memanggil paksa Mendag di DPR," ujarnya.

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS Amin Ak sebelumnya menyampaikan interupsinya dalam rapat paripurna terkait persoalan minyak goreng di Tanah Air. Amin menyoroti kelangkaan minyak goreng yang mengharuskan rakyat mengantre hingga jatuh korban jiwa.Baca: Sepekan, DIY Digelontor 1,1 Juta Liter Minyak Goreng"Sudah 5 bulan krisis minyak goreng terjadi. Sebulan lebih kita menyaksikan rakyat di berbagai daerah harus mengantre panjang demi 1-2 liter minyak goreng bahkan ada yang sampai meninggal karena kelelahan," kata Amin Ak dalam interupsinya."Melalui sidang Dewan yang terhormat ini saya meminta pimpinan untuk mendesak pemerintah agar segera menghentikan krisis minyak goreng, hentikan penderitaan rakyat dengan membuat kebijakan yang pro rakyat kecil, dan mengawalnya dengan sebaik-baiknya," tegasnya Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler