MUI Minta Umat Islam Kembali Rapatkan Saf Salat Jamaah, Ini Penjelasannya
Murianews
Kamis, 10 Maret 2022 21:09:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada masyarakat muslim untuk Kembali merapatkan saf saat salat. MUI juga meminta agar kegiatan keagamaan di masjid dan musala kembali diaktifkan.
Untuk diketahui, saf salah dibuat berjarak adalah sesuai dengan fatwa MUI Nomor 31 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Jumat dan Jamaah untuk Mencegah Penularan Covid-19. Sementara keputusan MUI membolehkan merapatkan saf salat berjemaah, artinya mengembalikan tata cara salat berjemaah sebagaimana sebelum pandemi Covid-19.
Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menjelaskan, keputusan MUI tersebut menilik pada pernyataan pemerintah terkait Covid-19 yang sudah mulai melandai. Selain itu juga melihat potensi bahaya omicron yang ditak seganas varian delta.
Pertimbangan lainnya adalah bahwa saat ini pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan perjalanan dan penerbangan domestik yang tidak mensyaratkan tes PCR maupun antigen lagi. Bahkan untuk pengguna transportasi umum sudah tidak lagi diterapkan aturan jaga jarak.
“Ini semua berarti bahwa pemerintah melihat keadaan sudah dianggap aman,” kata Abbas, dikutip dari Kompas.com, Kamis (10/3/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Salat gaib jemaah Masjid Polres Jepara mendoakan mahasiswa korban demo di Kendari. (MURIANEWS.com/Budi Erje)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Majelis Ulama Indonesia (