Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan bahwa persediaan sapi potong atau daging sapi  hingga lebaran tahun ini dipastikan aman. Sehingga masyarakat tidak perlu hawatir akan kelangkaan daging sapi saat ramadhan dan lebaran.

Hal itu diungkapkan setelah dirinya melakukan kunjungan di PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM) Tangerang. PT TUM merupakan salah satu perusahaan peternakan yang fokus menggemukkan sapi dari jenis Brahman yang didatangkan dari Australia.

"Kesiapan sapi di perusahaan tersebut mencapai 8.016 ekor sapi dan menjadi faktualisasi dari data yang kami laporkan ke Presiden Joko Widodo. Seperti apa yang mereka laporkan ke kita setiap periodiknya itu ternyata sama dengan yang di lapangan, dan kita dapat lihat ketersediaan sapi cukup, (hingga lebaran)" ucapnya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (7/3/2022).

BacaHarga Daging Sapi Melejit, Gapuspindo Usul Pemerintah Impor dari Tiga Negara Ini

Dia menyebutkan bahwa secara keseluruhan tidak ada masalah dengan ketersediaan sapi siap potong, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan panik termakan isu yang tidak benar.

"Ketersediaan sapi-sapi di PT TUM dan feedloter lainnya ini kita yakin dapat menyuplai kebutuhan sapi siap potong untuk wilayah Jabodetabek aman. Stock kita masih aman hingga nanti Lebaran," tuturnya.

Menurutnya, ketersediaan daging sapi cukup, sehingga jika terjadi dinamika harga saat ini, hal itu dipengaruhi adanya fluktuasi harga di global yang terjadi dan harga internasional yang mempengaruhi harga.
"Tetapi kita berharap tidak ada yang panik karena sebenarnya ketersediaan stok kita cukup untuk itu," tegasnya.BacaHarga Daging Sapi Meroket, Penjual Mogok DagangDia menyebutkan bahwa berdasarkan update data per 2 Maret 2022 hasil pendataan dan verifikasi secara faktual, data ketersediaan daging sapi/kerbau sepanjang Maret hingga Mei 2022 mencapai 234.091,2 ton.Sementara itu, jumlah kebutuhan mencapai 202.937,8 ton. Dengan demikian, sehingga masih ada surplus sebanyak 31.153,4 ton. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler