Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Ramai usulan penundaan pemilu yang dilontarkan oleh sejumlah elite parpol, telah membuat geger masyarakat. Sebab, hari dan tanggal pemungutan suara oleh Komisi peilihan Umum (KPU) sudah ditetapkan pada 14 Februari 2024.

Mengenai hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun angkat bicara. Jokowi justru mengajak semua pihak untuk bersikap tenang dan menghormati konstitusi dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Kita bukan hanya taat dan tunduk, tetapi juga patuh pada konstitusi," kata Jokowi.

Baca: Jusuf kalla Nilai Penundaan Pemilu Langgar Konstitusi

Jokowi menuturkan, wacana menunda pemilu tidak bisa dilarang karena hal itu merupakan bagian dari demokrasi. Namun, ia menegaskan, pelaksanaan atas wacana tersebut harus tunduk pada aturan yang tertuang dalam konstitusi.

“Siapa pun boleh-boleh saja mengusulkan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan (masa jabatan presiden), menteri atau partai politik, karena ini kan demokrasi. Bebas saja berpendapat," kata Jokowi.
Baca: Ketua PBNU Nilai Usulan Penundaan Pemilu 2024 Tidak Masuk Akal"Tetapi, kalau sudah pada pelaksanaan, semuanya harus tunduk dan taat pada konstitusi,” imbuh Jokowi.Jokowi pun meminta kepada semua masyaralat untuk menghormati keputusan yang sudah dkitetapkan oleh KPU terkait pelaksanaan pemilu 2024. Sebab, apa yang sudah diputuskan tersebut sudah melalui proses panjang dan melibatkan berbagai pihak. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler