Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Menjelang bulan suci Ramadhan Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi harga tahu dan tempa bakal naik. Hal itu menyusul juga adanya kenaikan harga komoditas tersebut di tingkat internasional.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menyebut kenaikan harga kedelai di RI tak terhindari karena sekitar 86 persen kedelai berasal dari impor. Sehingga, lonjakan harga kedelai internasional langsung memengaruhi harga di pasar lokal.

"Pemerintah melakukan komunikasi dan edukasi publik ada kemungkinan, ada indikasi, karena kenaikan harga kedelai bisa melampaui puasa dan lebaran, maka sudah kami informasikan ada kemungkinan kenaikan harga di tahu dan tempe," ujarnya, dikutip dari CNNindonesia.com, Sabtu (5/3/2022).

Baca: Pakai Bahan Baku Lokal, Pengusaha Tempe di Grobogan Ini Tak Terdampak Kedelai Mahal

Oke memastikan pasokan kedelai untuk konsumsi akan mencukupi kebutuhan selama puasa dan lebaran tahun ini.

Pada kesempatan sama, ia turut mengungkapkan bahwa terjadi kenaikan harga bawang merah dan cabai rawit merah serta cabai merah besar. Menurut dia, kenaikan disebabkan oleh faktor cuaca yang menekan produksi hingga nyaris 50 persen.
Baca: Kedelai Mahal, Sejumlah Produsen Tahu-Tempe Pati Pilih Tetap ProduksiKendati demikian, ia memproyeksikan harga akan berangsur turun sejalan dengan perkiraan cuaca yang membaik ke depannya.Sedangkan cabai rawit merah melonjak 1,52 persen atau Rp1.050 per kg menjadi Rp70.250 per kg. Lalu cabai merah besar naik 0,79 persen atau Rp400 per kg menjadi Rp50.800 per kg. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler