Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Kemacetan di Puncak, Bogor menjadi pemandangan yang biasa saat libur panjag. Seperti akhir Fabruari lalu, kemacetan bahkan mencapai belasan jam.

Karena itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengeluarkan jurus terbarunya untuk mengatasi kemacetan tersebut. Sandiaga menawarkan agar kawasan Puncak, Bogor dibagun Kereta Gantung atau cable car.

"(Selain) ramah lingkungan, (kereta gantung) juga memiliki sensasi yang berbeda karena di destinasi-destinasi pegunungan di luar negeri juga ada cable car, malah dengan trem yang besar," kata Sandiaga Uno dilansir dari CNNIndonesia.com, Rabu (2/3/2022).

Menurutnya, konsep kereta gantung itu justru akan mempermudah para pengunjung saat hendak ke Puncak, Bogor. Selain itu juga dapat meminimalkan terjadinya kemacetan.

BacaIni yang Bikin Macet Saat Libur Panjang di Puncak Bogor

"Orang kemudia akan lebih banyak menggunakan kereta gantung, dari pada harus berlama-lama menunggu kemacetan," terangnya.

Dia juga bertutur terkait pengalamannya mengalami kemacetan selama berkendara di Puncak, Bogor. Saat menaiki motornya ia mengaku melihat pengendara yang berhenti di bahu jalan dan mengabaikan pola rekayasa lalu lintas.
BacaHoror! Libur Panjang Bikin Macet di Puncak Bogor Capai Belasan JamSebagai menteri, ia pun meminta jajaran di Kemenparekraf untuk menjadikan kemacetan tersebut sebagai bahan evaluasi. Pasalnya, kejadian tersebut bisa saja mencoreng nama baik pariwisata Indonesia."Untuk wisatawan yang terbiasa ke Puncak setiap long weekend, mudah-mudahan bisa mencari alternatif lokasi liburan lain," ungkapnya.Destinasi wisata alternatif yang dapat dikunjungi wisatawan antara lain Kebun Raya Bogor, Kepulauan Seribu di Jakarta, hingga Tanjung Lesung dan Kampung Agrinex di Banten. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler