Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Surabaya- Elite Partai Politik (Parpol) PDIP tak henti-hentinya menjalin silaturahmi dengan tokoh NU. Bahkan kali ini gerakan tersebut kian masif.

Setelah Megawati Soekarno Putri menjalin komunikasi intens dengan Ketua PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, kini Puan Maharani juga melakukan hal yang sama. Puan melakukan lawatan ke PWNU Jawa Timur dan bertemu dengan KH. Marzuki Mustamar.

Puan mengatakan, NU dan PDI Perjuangan adalah dua modal besar untuk membangun bangsa dan negara.

"Saya ingin NU dan PDI Perjuangan semakin dekat dan tidak pernah putus silaturahim," kata Puan, dikutip dari Kompas.com,  Selasa (1/3/2022).

Puan mengatakan, sejak dulu Bung Karno menjalin hubungan dekat dengan Rois Akbar PBNU KH Hasyim Asy'ari. Kemudian jalinan kedekatan itu dilanjutkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno putri dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang pernah menjabat Ketua Umum PBNU dan Presiden RI keempat.

BacaTemui Rais Aam PBNU, AHY: Demokrat dan NU Punya Kesamaan

"Saya sebagai cucu Bung Karno ingin terus melanjutkan kedekatan hubungan itu. Bagi saya, jawa timur adalah daerah spesial, karena Bung Karno lahir dan besar di Jawa Timur, serta dimakamkan di Jawa Timur pula. Sehingga ada semacam kedekatan psikologi antara saya dengan Jawa Timur," jelasnya.
Lebih dari sejam menggelar pertemuan tertutup dengan pimpinan PWNU Jawa Timur, Puan mengaku banyak berdiskusi tentang pentingnya silaturahim dan gotong royong.BacaSoal Polemik Desa Wadas, PBNU Siap Jembatani Warga dengan Pemerintah"Tadi saya dapat wejangan dari Gus Ali (KH Ali Masyhuri). Beliau berpesan kepada saya bahwa inti dari silaturahim adalah gotong royong. Itu sejalan dengan inti Pancasila yaitu gotong royong," kata Puan.Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar dalam kesempatan yang sama mengatakan, Indonesia bisa merdeka berkat kerja sama dengan para ulama dan kaum nasionalis."Maka oleh karena itu, kami ingin menjaga bangsa Indonesia bersama-sama ulama dan kaum nasionalis," katanya.Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler