Kala Libur Panjang Akhir Februari Menjadi Penentu Gelombang Ketiga Covid-19
Murianews
Rabu, 2 Maret 2022 05:47:33
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Mobilitas masyarakat pada akhir februari lalu terpantau tinggi. Hal itu lantaran adanya libur panjang. Obyek wisata juga penuh dengan kerumunan.
Libur panjang ini akan menjadi penentu apakah gelombang ketiga covid-19 sudah terjadi ataukah masih blum. Untuk mengetahui itu, dibutuhkan jarak waktu hingga depekan kedepan pascalibur panjang.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pihaknya belum memastikan Indonesia sudah melewati gelombang ketiga Covid-19.
Namun, menurut Nadia, satu pekan ke depan akan menjadi penentu gelombang ketiga Covid-19. Sebab, kata dia, mobilitas masyarakat pada akhir Februari meningkat sehingga berpotensi menyebabkan lonjakan kasus Covid-19.
Baca: Candi Borobudur Dikunjungi Ribuan Orang saat Libur Panjang Akhir Februari
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Juru Bicara Vaksinasi CovidD-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi. (YouTube Sekretariat Presiden)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Mobilitas masyarakat pada akhir februari lalu terpantau tinggi. Hal itu lantaran adanya