Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia masih dibingungkan dengan adanya wacana pemerintaj terkait vaksinasi booster keempat. Sementara vaksinasi booster ketika, hingga saat ini masih banyak yang belum melakukan.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, wacana vaksinasi boosger keempat itu bisa saja terjadi. Hal itu selama ada studi analisis di masa yang akan datang menunjukkan bukti yang empiris.

"Kalau nanti diperlukan dengan studi yang terus kita evaluasi ternyata kita butuh booster keempat, bukan tidak mungkin booster keempat itu perlu dilakukan," katanya dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (23/2/2022).

Namun demikian, kebijakan suntikan vaksin Covid-19 dosis keempat itu tidak akan diberlakukan dalam waktu dekat. Mengingat, saat ini pemerintah masih fokus menyelesaikan program vaksinasi primer dosis satu dan dua yang dijadwalkan rampung Juni 2022.

BacaSasar Warga di Pusat Perbelanjaan, Pemalang Gelar Vaksinasi Mobile

"Tetapi sekarang yang mesti kita kejar adalah bahwa kita mesti melakukan equal policy," kata imbuhnya.Ia juga menambahkan bahwa program booster diberikan dengan tujuan proteksi tambahan. Hal itu setelah hasil studi menunjukkan bahwa selama masa 3-6 bulan pasca menerima vaksinasi primer, proteksi yang didapatkan warga menurun.BacaSyarat Booster 3 Bulan dari Vaksin Kedua Bikin Geger, Polresta Solo: Masih Dirapatkan"Setelah vaksinasi primer lengkap, kemudian kita targetkan selesai bulan Juni. Kemudian kita evaluasi dengan uji klinik, epidemiologi, (apakah) kita memerlukan booster keempat. Bukan tidak mungkin booster keempat itu diperlukan, tapi bukan sekarang waktunya melakukan booster yang keempat," ujarnya.Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler