Fenomena Hujan Es Diprediksi Masih Berlangsung Hingga Maret-April
Murianews
Selasa, 22 Februari 2022 12:41:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis adanya hujan es yang diprediksi bakal terjadi hingga Maret-April mendatang. Hal ini menyusul adanya hujan es di sejumlah wilayah, seperti Surabaya, Lampung, Bekasi, dan wilayah lainnya.
Deputi Bidang Meteorologi pada BMKG Guswanto mengatakan, umumnya hujan es itu disertai dengan hujan intensitas lebat dalam durasi singkat. Kemudian disertai juga dengan kilat atau petir dan angin kencang.
“Fenomena hujan es merupakan salah satu fenomena cuaca ekstrem yang terjadi dalam skala lokal dan ditandai dengan adanya jatuhan butiran es yang jatuh dari awan serta dapat terjadi dalam periode beberapa menit,” ungkapnya seperti keterangan tertulis yang dilansir dari BMKG.go.id, Selasa (22/2/2022).
Baca: Fenomena Hujan Es Landa Sebagian Wilayah di Jateng, Begini Penjelasan BMKG
Dia menambahkan, fenomena hujan es dapat terjadi karena dipicu oleh adanya pola konvektifitas di atmosfer dalam skala lokal-regional yang signifikan. Hujan es dapat terbentuk dari sistem awan konvektif jenis Cumulonimbus (Cb) yang umumnya memiliki dimensi menjulang tinggi.
“Hal itu menandakan bahwa adanya kondisi labilitas udara signifikan dalam sistem awan tersebut sehingga dapat membentuk butiran es di awan dengan ukuran yang cukup besar,” imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




sisa hujan es nampak berserakan di halaman rumah warga (tagkapan layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis adanya