Duit Rp 3,6 Triliun Untuk Subsidi Minyak Goreng, Tapi Harga Dipasaran Masih Selangit
Murianews
Rabu, 2 Februari 2022 10:24:20
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Pemerintah telah menggelontorkan duit sebesar Rp 3,6 triliun untuk menyubsidi minyak goreng hingga enam bulan kedepan. Duit tersebut diberikan langsung kepada produsen agar harga jual minyak goreng Rp 14 ribu per liter di pasaran.
Namun, kebijakan tersebut belum sampai kepada masyarakat umum. Di pasar tradisional, masih banyak masyarakat yang membeli minyak goreng seharga Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu per liter. Padahal, kebijakan itu sudah berlangsung dua pekan lebih.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebelumnya menduga bahwa langkanya minyak goreng murah di tingkat masyarakat itu, bukan semata-mata karena panic buying, tetapi ada dugaan permainan kartel.
Baca: Baru Buka Setengah Jam, Minyak Goreng di Ada Pati Ludes Diserbu Emak-Emak
Komisioner KPPU Ukay Karyadi mengatakan, kartel tersebut terlihat dari kompaknya para produsen CPO dan minyak goreng yang menaikkan harga minyak goreng. Para produsen minyak selama ini berdalih kenaikan harga akibat lonjakan harga CPO dunia. Menurut pengusaha minyak goreng, mereka harus membeli CPO dengan harga pasar internasional sebelum mengolahnya menjadi minyak goreng.
Baca: Di Kudus, Merek Minyak Goreng Ini Kosong
Alasan tersebut, menurut Ukay, kurang masuk akal. Ini lantaran perusahaan minyak goreng besar di Indonesia juga memiliki perkebunan kelapa sawit milik sendiri yang berada di atas tanah milik negara yang didapat melalui HGU.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Salah satu warga membeli minyak goreng di mini market. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Pemerintah telah menggelontorkan duit sebesar Rp 3,6 triliun untuk menyubsidi