Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Komnas HAM menyebut korban tewas akibat dari kerangkeng perbudakan milik Bupati Langkat Terbit Rencana Panangin Angin lebih dari satu. Hal itu berdasarkan hasil investigasi sementara Komnas HAM.

Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam mengatakan, dalam kerangkeng utu diduga juga terjadi aksi penganiayaan. Hanya saja, pihaknya masih melakukan investigasi lebih lanjut.

"Yang meninggal lebih dari satu. Kami menelusuri dapat, Polda juga dapat dengan korban yang berbeda," katanya dilanair dari detik.com, Sabtu (29/1/2022).

BacaMenyoal Kerangkeng Perbudakan, LPSK Sebut Ada Korban Tewas Dianiaya

Kemudian, kerangkeng menueut pengakuan Bupati Langkat sebagai tempat rehabilitasi narkoba, namun Komnas HAM masih memberikan catatan lain.

BacaSelain Kerangkeng, Bupati Langkat Punya Satwa Langka yang Dilindungi Negara

"Faktanya kita temukan yang terjadi rehabilitasi yang cara melakukan rehabilitasinya penuh dengan catatan-catatan kekerasan, sampai hilangnya nyawa," ucap Choirul.Dia juga membenarkan soal pria yang terekam dengan wajah lebam di kerangkeng di rumah Terbit Rencana itu. Choirul mengatakan pria itu merupakan korban dari penganiayaan.BacaKerangkeng Perbudakan Milik Bupati Langkat Tak Mengantongi Izin"Informasi soal peristiwa apa yang dialami oleh orang yang muncul wajahnya di video tersebut dan solid, apa yang terjadi, itu bagian yang tadi kami sampaikan salah satu yang mendapatkan kekerasan," jelasnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler