Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi lokasi yang dipilih pemerintah untuk Ibu Kota Negara (IKN) yang telah diberikan nama Nusantara. Pemilihan Kaltim itu mempunyai alasan yang cukup mendasar.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur didasarkan atas beberapa pertimbangan.

1. Lokasinya Sangat Strategis

Suharso mengatakan, pemilihan lokasi di Kaltim itu lantaran lokasinya sangat strategis, yakni berada di tengah-tengah wilayah Indonesia yang dilewati alur laut kepulauan Indonesia di selat Makassar yang juga berperan sebagai jalur laut taman nasional dan regional.

Baca: Ngeri! Harga Tanah di Sekitar Ibu Kota Negara Baru Meningkat 10 Kali Lipat

2. Memiliki Infrastruktur Lengkap

Kedua, lokasi di sana memiliki infrastruktur yang disebut relatif lengkap. Di kaltim terdapat bandara, Pelabuhan dan jalan yang lebih baik. Di sampig itu infrastruktur lain seperti energi dan air minum yang memadai.

3. Berdekatan dengan dua kota pendukung

Alasan ketiga dipilihnya Kalimantan Timur sebagai lokasi ibu kota baru karena berdekatan dengan dua kota pendukung yang sudah berkembang. Dua kota itu adalah kota Balikpapan dan kota Samarinda.

Baca: Sah! RUU Ibu Kota Negara Ditetapkan Jadi UU
4. Ketersediaan LahanLasan keempat adalah karena di Kaltim terdapat ketersediaan lahan yang dikuasai pemerintah cukup memadai. Sehingga nantinya tidak begitu banyak membutuhkan pembebasan lahan milik warga.5. Minim Resiko Bencana Lokasi Kaltim yang hendak menkadi IKN baru tersebut, dinilai juga minim resiko bencana, seperti tanah longsor, banjir dan puting beliung.Baca: Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Negara Baru, Begini AlasannyaPemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur disebut sebagai strategi untuk merealisasikan visi Indonesia 2045 yaitu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata melalui akselerasi pembangunan kawasan Indonesia. Lokasi itu akan jadi mesin penggerak perekonomian dan penguatan rantai nilai domestik di seluruh kawasan Timur Indonesia."Pembangunan IKN menempatkan Indonesia dalam posisi yang lebih strategis dalam jalur perdagangan dunia, aliran investasi dan inovasi teknologi. Ibu kota negara (baru) juga akan menjadi percontohan bagi pengembangan kota yang berkelanjutan," tutup Suharso. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler