Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Covid-19 varian baru omicron di Indoensia semakin menggila lantaran kasusnya terus bertambah. Tercatat sampai pada Senin (17/1/2022) kasus omicron mencapai 840 orang yang terpapar.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PMl) Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dari jumlah tersebut 174 diantaranya adalah transmisi lokal.
Nadia juga menyebut, sebanyak 79 persen dari jumlah tersebut justru sudah disuntik vaksin lengkap. Sehingga Sebagian besar warga yang terpapat tidak memiliki gejala berat.
“Karenanya, mayoritas yang terpapar Omicron bergejala ringan bahkan tanpa gejala,” katanya dilansir dari Detik.com, Selasa (18/1/2022).
Baca: Empat Kasus Covid Muncul di Solo, Gibran: Bukan Omicron
Nadia menambahkan, penemuan kasus Omicron hingga kini masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), lantaran jumlah wisatawan terus meningkat, terutama dari Turki.
"Jadi sejak kita deteksi dari 15 Desember sampai 17 Januari, saat ini sudah ada 840 kasus positif Omicron," imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




ilustrasi omicron (pixabay.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Covid-19 varian baru