Bupati Penajam Paser Utara Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Suap
Murianews
Jumat, 14 Januari 2022 06:30:04
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), Abdul Gafur Mas`ud ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Kosupsi (KPK).
Dari hasil penyidikan yang dilakukan oleh KPK, Gafur telah menerima suap dalam kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tahun 2021-2022.
“KPK melakukan penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dilansir dari Kompas.com, Jumat (14/1/2022).
Baca: OTT Bupati Penajam Paser Utara, KPK Juga Amankan 10 Orang Lain
Selain Bupati, KPK juga menetapkan Plt Sekda PPU Mulyadi dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PPU Edi Hasmoro. Kemudian, Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga PPU, Jusman serta Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis.
KPK juga menetapkan satu pihak swasta sebagai pemberi suap yaitu Achmad Zuhdi alias Yudi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




konferensi pers pennagkapan bupati Penajam Paser Utara (kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim),