Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


[caption id="attachment_264892" align="alignleft" width="880"] Bupati Penajam Paser Utara (Foto: Kompas.com)[/caption]

 

 

 

 

MURIANEWS, Jakarta- Bupati Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan dilakukan pada Rabu (12/1/2022) malam kemarin.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan adanya OTT tersebut. Hanya saja, pihaknya belum menyebutkan kasus secara detail terkait penangkapan Abdul Gafur Mas`ud.

"Perlu kami sampaikan bahwa benar KPK kemarin telah melakukan giat tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Penajam Paser Utara,” katanya dilansir dari Kompas.com, Kamis (13/1/2022).

Penangkapan tersebut lantaran Abdul Gafur Mas`ud diduga telah menerima suap dan melakukan gratifikasi.“Atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi," imbuhnya.Dalam OTT tersebut, KPK tidak hanya menangkap Bupati Penajam Paser Utara, melainkan ada pejabat lain yang juga terlibat.Hingga kini, tim KPK masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring OTT tersebut.“Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan selama 1x24 jam untuk memperjelas duduk perkaranya," kata Ghufron."Karena itu, kami minta masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK untuk bekerja menyelidik kasus ini, selanjutnya nanti akan kami infokan secara lebih komprehensif," tutupnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler