Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Hasil audit investigasi  yang dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir menjadi bukti awal untuk melaporkan dugaan kasus korupsi PT Garuda Indonesia ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Selain itu, Erick juga mengaku mempunyai bukti-bukti pendukung yang lain.

"Tentu juga kami serahkan bukti-bukti audit investigasi. Jadi bukan tuduhan, karena kita sudah bukan eranya lagi saling menuduh, tetapi mesti ada fakta yang diberikan," ujarnya dilansir dari viva.co.id Selasa (11/1/2022).

Erick juga menjelaskan, upaya laporan dugaan kasus korupsi itu adalah untuk restrukturisasi perusahaan BUMN.

Baca: Dugaan Korupsi, Erick Thohir Adukan PT Garuda Indonesia ke Kejagung

"Garuda ini kan sedang tahap restrukturisasi. Tetapi kita sudah ketahui juga secara data-data valid, memang dalam proses pengadaan pesawat terbarunya, leasing-nya, itu ada indikasi korupsi," terangnya.

Dugaan korupsi itu, ditengarahi tidak hanya mengarah pada satu jenis pesawat saja, melankan ada pesawat lain yang dalam pengadannya penuh dengan masalah.Baca: Erick Minta Toilet Umum SPBU Pertamina Digratiskan"(Dugaan korupsi di Garuda terjadi) dengan merek (pesawat) yang berbeda-beda. Khususnya hari ini sebagaimana yang disampaikan Pak Jaksa Agung tadi, adalah (jenis Pesawat) ATR 72 600," ujarnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Viva.co.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler