Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Wahana Ngopi In The Sky Gunungkidul ditutup oleh Pemerintah Daerah Provinsi Yogyakarta. Penutupan itu pun tuai berbagai pro dan kontra. Lepas dari hal itu, Sandiaga Uno pun turut berkomentar.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu mengatakan, ide gondola memakai crane seperti itu terinspirasi dari luar negeri.
Pihaknya juga pernah mendengar konsep lounge in the sky waktu masih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta dari pemaparan pengusaha yang ingin mendirikan lounge in the sky di Jakarta.
Baca : Wahana Ngopi In The Sky Ditutup, Pengelola Rugi 1 Miliar
"Ngopi in the sky ini kalau kita lihat bentuk inovasi dari proses ATM atau amati tiru modifikasi karena sudah ada di destinasi wisata lain di luar negeri," kata Menparekraf Sandiaga Uno dikutip dari detik.com, Sabtu (8/1/2022).
Baca : Pengelola Klaim Wahana Ngopi In The Sky Aman
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sandiaga Uno menyapa para pendukungnya. (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Wahana