Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Agama (Kemenag) berharap kepada pemerintah Arab Saudi agar memberikan kuota haji maksimal tahun ini.

Direktur Jendral Penyelenggaraan Umrah dan Haji Kementerian Agama, Hilman Latief mengatakan, calon jemaah haji Indonesia sudah dua tahun tak berangkat ke tanah suci imbas penyebaran virus corona. Hal itu tentu berimplikasi pada jumlah antrean calon jemaah haji makin membeludak.

"Haji kan 2 tahun tak berangkat. Dan kita tunjukkan kita siap. Jemaah kami selalu patuh protokol kesehatan," katanya filansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu (8/1/2021).

Baca : Penyelenggaraan Haji Bergantung pada Pemberangkatan Umrah

Hilman memastikan bahwa Kemenag memiliki mitigasi dengan memperketat protokol kesehatan bagi para calon jemaah umrah. Salah satunya dengan menerapkan kebijakan one gate policy atau kebijakan umrah satu pintu dengan berangkat dan pulang melalui Bandara Soekarno-Hatta.

"Kita juga melakukan PCR jelas dari lembaga yang di rekomendasikan. Mereka juga begitu mendarat akan di karantina maksimal. Di sana peraturan Saudi sudah ketat. Pulangnya ada screening. Ada karantina lagi,PCR berkali-kali dan itu mitigasi," katanya.
Baca : Saudi Janji Mudahkan Haji-Umrah Asal IndonesiaTercatat, saat ini sebanyak 198.371 jemaah haji regular yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sejak 2020 lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.535 jemaah yang telah melunasi BPIH mengajukan pembatalan.Baca : Vaksin Booster untuk Keberangkatan Haji-Umrah Masih DibahasBerdasarkan kategori usia, sebanyak 38.708 jemaah di atas usia 65 tahun calon jemaah haji mengalami penundaan keberangkatan karena pandemi Covid-19.Penulis : Cholis AnwarEditor : Cholis AnwarSumber : CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler