Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Seiring dengan adanya kebijakan persebaran minyak goreng murah seharga Rp 14.000 per liter di seluruh Indonesia, penyalurannya pun sudah mulai di petakan. Termasuk jadwal pengiriman dan produsen yang ditunjuk.

Terkait hal itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan untuk tahap awal pemerintah akan menunjuk 5 produsen minyak goreng. Ia pun memastikan produksi akan dimulai paling lambat sebelum awal minggu depan.

"Kita rencananya akan menunjuk dulu 5 industri yang siap dengan kemasannya. Mudah-mudahan produksi tidak akan lebih lama dari minggu depan," ujarnya dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (5/1/2022).

Baca: Kabar Gembira, Pemerintah Sebar Minyak Goreng Murah Seharga Rp 14.000 Per Liter

Lutfi mengatakan minyak goreng tersebut akan didistribusikan terlebih dahulu ke pasar-pasar yang dipantau Kementerian Perdagangan. Kemudian selanjutnya akan didistribusikan di seluruh pasar yang ada di Indonesia.

Baca: Jokowi Upayakan Harga Minyak Goreng Dalam Negeri Lebih MurahPihaknya berharap program ini dapat memberikan minyak goreng yang terjangkau bagi masyarakat. Sehingga para konsumen ini tidak keberatan.Selain itu, Lutfi juga memastikan produksi minyak goreng akan dilakukan oleh 70 industri dan 225 packer. Penulis : Cholis AnwarEditor : Cholis AnwarSumber : CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler