Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Kasus varian Omicron atau SARS-CoV B.1.1.529 kembali terdeteksi di Indonesia. Kasus bertambah menjadi tiga orang yang merupakan pelaku perjalanan luar negeri.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan dari tiga orang tesebut, satu datang dari Malaysia dan dua dari Kongo.

Nadia menjelaskan ketiga warga tersebut positif varian Omicron berdasarkan pemeriksaan Whole Genome Sequence (WGS) yang hasilnya baru keluar akhir-akhir ini.

“Mereka ini Pekerja Migran Indonesia. Saat ini mereka sedang menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta,” kata Nadia dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (23/12/2021).

Baca juga: Satgas Covid19 IDI: Mungkinkah Omicron Jinak?

Kasus tersebut juga sudah dilaporkan melalui lembaga Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID). GISAID merupakan sebuah lembaga bank data yang saat ini menjadi acuan untuk data genom virus corona SARS-CoV-2.
Dengan demikian, saat ini sudah ada delapan kasus positif virus corona varian omicron yang terdeteksi di Indonesia saat ini. Mereka yang terinfeksi antara lain petugas kebersihan Wisma Atlet Kemayoran, dan masing-masing WNI pelaku perjalanan dari Amerika Serikat dan Inggris.Kemudian dua kasus tambahan pelaku perjalanan dari London, Inggris. Serta tambahan baru dua kasus dari PMI Kongo dan satu kasus PMI dari Malaysia.Sebelumnya, pada Rabu (22/12) pagi, Kemenkes mendata sudah ada lima temuan kasus Omicron di Indonesia sejak yang pertama diumumkan pada 16 Desember 2021. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler