Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta - Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan testing dan tracing adalah kunci dalam mendeteksi kasus lebih dini.

Dengan diketahuinya kasus lebih dini maka penanganan pasien bisa dilakukan secara cepat. Penularan lebih luas pun bisa dicegah dan dapat meningkatkan kesembuhan karena pasien segera tertangani.

“Pendeteksian kasus yang semakin cepat dan masif dapat mencegah penularan lebih luas lagi dan meningkatkan potensi kesembuhan menjadi lebih tinggi karena segera ditangani,” katanya dikutip MURIANEWS dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (16/12/2021).

Saat ini, jumlah orang yang diperiksa terus mengalami peningkatan. Dalam minggu ini, lanjut Wiku, lebih dari 1,6 juta orang telah diperiksa.

Baca juga: Disiplin Prokes di Tempat Ini Masih Rendah

“Namun, sayangnya jumlah ini masih didominasi oleh pemeriksaan antigen, yaitu 88 persen sedangkan PCR hanya sebesar 12 persen,” ujarnya.Wiku menyebut testing dan tracing merupakan kunci paling dini dalam mengidentifikasi dan mencegah kasus yang sudah ditemukan untuk menimbulkan dampak yang lebih meluas.“Oleh sebab itu sangat penting bagi pemerintah daerah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan untuk segera melakukan upaya tracing begitu orang positif teridentifikasi,” jelasnya. Penulis: S Budi SantosoEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler