Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Kabar seorang warga membuat pesawat di Lamongan bikin heboh publik. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) buka suara menanggapi peristiwa itu.

TNI AU akan melakukan supervisi dan sosialisasi mengenai aturan penerbangan terkait pembuatan pesawat terbang jenis short take-off and landing (STOL) seperti yang dibikin Suyanto (42), warga Lamongan, Jawa Timur.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispen AU) Marsma Indan Gilang Buldansyah mengemukakan, melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara merupakan salah satu tugas TNI AU. Itu tertuang dalam UU No 34 tahun 2004 tentang TNI.

Tugas ini, diimplementasikan dalam bentuk dukungan terhadap segala bentuk inovasi dan kreativitas masyarakat di bidang pemberdayaan wilayah pertahanan udara.

“TNI AU melalui FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) akan melakukan supervisi dan sosialisasi aturan-aturan penerbangan agar operasionalnya dapat berlangsung dengan aman dan memenuhi standar keselamatan sesuai aturan penerbangan yang berlaku,” ujar Indan dikutip dari Kompas.com, Jumat (17/12/2021).

Indan menyebut, TNI AU mengapresiasi karya Suyanto di dunia kedirgantaraan itu. Sebagaimana diketahui, Suyanto mengklaim pesawat buatannya memiliki kecepatan maksimal 180 kilometer per jam.

Kemudian, ukuran panjang pesawat ini 7 meter dan lebar 9 meter dengan kapasitas dua orang penumpang.

“Kami juga sangat mendukung kreativitas Pak Suyanto, tugas kami adalah memotivasi dan mendampingi agar pesawat mendapat sertifikasi kelaikan terbang,” kata Indan.

Baca juga: Keren! Warga Lamongan Bikin Pesawat

Kendati mendukung kreativitas warga Lamongan itu, TNI AU tak punya niat untuk meresmikan pesawat terbang buatan Suyanto tersebut.Itu ditegaskan Indan dalam merespons kabar bahwa Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo akan meresmikan pesawat itu.  “TNI AU tidak punya rencana membeli atau meresmikan keberadaan pesawat tersebut,” tegas Indan.Diberitakan, Suyanto merancang pesawat terbang jenis STOL di Ciamis, Jawa Barat. Pesawat ini kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya di Lamongan.Seluruh proses, mulai dari desain hingga pengerjaan dilakukan oleh Suyanto seorang diri di kampung halaman sang istri, Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Ciamis.Sebelum kembali dirakit di Lamongan, bagian pesawat lebih dahulu dipisahkan, seperti sayap, baling-baling, dan roda, agar mudah diangkut dalam truk.Suyanto menegaskan, pesawat jenis STOL yang dibuatnya ini sudah siap diterbangkan. Ia hanya perlu menunggu uji kelaikan dari pihak terkait, sekaligus selanjutnya menyusul pembuatan identitas untuk pesawat.“Saat ini, semuanya masih dalam proses,” ucap Suyanto, Rabu (15/12/2021). Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler