Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Ratusan massa Reuni 212 di Jalan KH Wahid Hasyim membubarkan diri. Mereka membubarkan diri usai pimpinan Presidium Alumni 212 menyampaikan orasinya.

Ketua PA 212 Slamet Maarif meminta massa membubarkan diri. Mereka diminta pulang ke rumah masing-masing dalam keadaan damai.

“Setelah ini kita akan kembali ke tempat kita masing-masing, kita datang untuk damai, kita disuruh pulang ya kita pulang, kita datang untuk damai, siap untuk pulang dengan tertib,” kata Slamet di hadapan massa, Kamis (2/12/2021)

Melansir dari CNN Indonesia, Slamet mengaku aksi super damai reuni 212 menunjukan apapun yang terjadi, umat tetap berdiri membela kebenaran melawan kezaliman.

“Apapun yang terjadi tetap membela kebenaran melawan kezaliman, takbir,” teriak Slamet.

Baca juga: Peserta Reuni 212 Dibubarkan Polisi

Sebelumnya, massa dipukul mundur oleh aparat TNI dan kepolisian.

“Terima kasih kepada antum semua yang tetap berjuang hadir dalam acara yang sangat penuh keberkahan hari ini. Mudah-mudahan langkah antum semua Allah berikan keberkahan rezeki, panjang umur sehat badan dan istiqomah di bawah komando ulama kita,” tambah Slamet.

Selain Slamet, tampak Ketua Panitia Reuni 212 Eka Jaya, dan Wakil Koordinator Lapangan Babe Aldo. Eka juga mengajak massa aksi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan kemudian dipimpin pembacaan doa oleh salah satu ustaz.

Setelah itu, massa Reuni 212 membubarkan diri, mereka kompak berjalan ke arah Jembatan Blok A Pasar Tanah Abang. Mereka berjalan berdesakan sembari memekikkan takbir. Sementara itu, lalu lintas di sekitar lokasi tersebut tampak macet.
Puluhan aparat TNI-Polri tampak memantau bubarnya massa aksi Reuni 212. Kendaraan pengurai massa (Raisa) milik polisi tampak menggiring massa yang membubarkan diri dari arah belakang massa.“Mohon pulang ke rumah masing-masing, Sampai jumpa di Reuni 212 di tahun 2022. Terimakasih para Mujahid aksi 212 tahun ini,” kata orator tersebut, Kamis (2/12).Sebelumnya, puluhan massa Aksi 212 berarak dari Jalan Kebon Sirih, melintasi depan Gedung DPRD DKI Jakarta ke arah tugu tani.Mereka lantas menyusuri trotoar jalan Menteng Raya dan berkumpul di kawqsan Masjid Al Fatah atau kantor Gerakan Pemuda Islam (GPI), beberapa ratus meter dari kawasan Tugu Tani.Baca juga: Polda Metro Belum Keluarkan Izin Keramaian Reuni 212Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menegaskan bahwa Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan izin untuk Reuni Alumni 212 di Patung Kuda.Zulpan menyebut pihaknya bakal menerapkan sanksi hukum jika masih ada massa melakukan aksi tersebut.“Kita akan menerapkan ketentuan hukum berlaku pada mereka yang memaksakan kita akan persangkalan tindak pidana KUHP Pasal 212 sampai 218, khususnya mereka yang tidak mengindahkan,” tutur Zulpan. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler