Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Aksi demo buruh, mahasiswa dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) bentangkan spanduk Jokowi Mundur.

Mulanya kelompok aksi ini kumpul di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021). Di depan Kedubes AS mereka berputar balik ke arah kawasan Patung Kuda. Mereka kemudian berjalan sambil menyanyikan lagu perjuangan dan yel-yel.

Sejumlah aparat kepolisian tampak mengawal mereka dengan kendaraan bermotor. Aparat juga berjaga di beberapa titik di area Jalan Merdeka Selatan.

Melansir dari CNN Indonesia, kebanyakan dari massa aksi mengenakan pakaian merah. Dua di antara peserta massa aksi tampak mengenakan kostum Iron Man dan Satria Baja Hitam dengan tulisan 'Kerja Kayak Robot Gajiku Diserobot' dan 'Korban PHK DRU'.

Baca juga: Ribuan Buruh dan Mahasiswa Geruduk Istana Besok, Ada Apa?

Sementara, massa aksi lainnya mengibarkan bendera organisasi dan poster bertuliskan 'Cabut UU Minerba', Cabut UU KPK, dan lainnya. Bahkan, salah satu barisan massa aksi membentangkan spanduk bertuliskan ‘Mosi Tidak Percaya Kepada DPR RI dan Pemerintahan Jokowi Ma'ruf, Jokowi Mundur!’.

“Hari ini kita dari buruh akan menyatakan pandangan politiknya,” kata salah seorang melalui mobil komando.

Sementara itu, aparat kepolisian tampak belum menutup Jalan Merdeka Selatan. Lalu lintas di Jalan Merdeka Selatan arah ke barat tampak padat dan tak lancar.Sebelumnya, Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Nining Elitos memperkirakan jumlah massa aksi yang tergabung dalam Gebrak sekitar 1.000 orang. Sementara, dari kelompok Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berjumlah sekitar 200 orang.“Kalau dari Gebrak 1000...kalau masyarakat sipil dan beberapa kan tergabung dalam Gebrak. Nah, memang kita koordinasi (kemarin) dengan kelompok BEM itu ada sekitar 200-an” kata Nining.Sementara itu, sebanyak 1.955 aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP DKI Jakarta mengawal jalannya aksi ini.“1.955 personel gabungan TNI-Polri dan pemprov dan kawat berduri,” kata Kesubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto dalam pesan tertulis. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler