Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Gianyar – Putri Presiden Soekarno, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri telah resmi beragama Hindu usai proses Sudhi Wadani. Ia kini punya nama baru Ratu Niang Sukmawati.
Senator DPD RI Dr IGN Arya Wedakarna MWS atau Arya Wedakarna menjelaskan gelar Ratu Niang bukan lah yang berlebihan. Sebab, Sukmawati merupakan cucu dari Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, dan pernah hidup di keraton.
“Maka dari itu tidak ada suatu hal yang surprise. Niang itu nenek, ninik. Ratu merupakan tanda kehormatan. Seperti kita di Bali, memanggil Ratu Biang. Tapi, mau dipanggil mba, ibu terserah saja,” katanya, dalam jumpa pers di The Soekarno Center, Desa Adat Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Selasa (26/10/2021) sore.
Baca juga: Sukmawati Pindah Agama Islam ke Hindu
Mengutip dari Berita Bali, Rabu (27/10/2021), Sukmawati mengaku sudah berketetapan hati kembali ke agama leluhurnya, di usia 70 tahun. Dia mengaku sudah merasakan pergolakan untuk memeluk Hindu selama 66 tahun terakhir. Berawal saat Sukmawati di usia 4 tahun, merasa layak menjadi penari Bali.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sukmawati Soekarnoputri usai menjalani ritual pindah agama Hindu. (Detikcom/Sui Suadnyana)[/caption]
MURIANEWS, Gianyar – Putri Presiden Soekarno, Diah Mutiara