Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Nicke Widyawati masuk dalam daftar 100 perempuan berpengaruh di dunia menurut Fortune. Siapa sih Nicke Widyawati ini?

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati berada di peringkat ke-17 dalam daftar wanita berpengaruh di Dunia menurut Fortune. Tahun sebelumnya dia juga masuk dalam daftar yang sama, dengan peringkat satu strip lebih tinggi, yakni urutan ke-16.

Pada tahun 2020, dia juga pernah masuk dalam daftar yang sama menurut Forbes. Dalam versi Forbes, Nicke Widyawati berada di peringkat ke 25.

Perempuan kelahiran Tasikmalaya, 25 Desember 1967 itu merupakan Direktur Utama Pertamina ke-15. Sebelum akhirnya menduduki Dirut Pertamina, Nicke Widyawati merupakan Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (S1) pada 1991 dan lulusan Hukum Bisnis di Universitas Padjadjaran (S2) di 2009.

Menurut Viva, sebelum diangkat menjadi Dirut PT Pertamina, Nicke Widyawati pernah bekerja di dunia Perbankan, tepatnya di Bank Duta Cabang Bandung saat berusia 21 tahun. Dia kuliah sambil bekerja.

Kemudian pada 1991, Nicke bekerja di bidang kontruksi di PT Rekayasa Industri (Rekin). Dia memilih bidang industri dan kontruksi setelah lulus kuliah. Di sana Nicke membangun kariernya yang berhubungan dengan kuliahnya.

Di awal pekerjaannya, Nicke bertugas di lapangan. Salah satunya menggarap proyek Pupuk Sriwijaya di Palembang, Sumatera Selatan. Dari sana, dia juga terus dipercaya untuk bertugas ke Lhokseumawe, Cilegon, hingga Malaysia.

Setelah mendapatkan pengalaman dan kompetensi, Nicke pindah ke PT Mega Eltra, perusahaan BUMN yang bergerak di bidang kelistrikan dan peralatan teknik. Dia dipercaya menjadi Direktur Utama PT Mega Eltra.Tak lama kemudian, ia ditarik ke PLN. Ia ditunjuk menjadi Direktur Pengadaan Strategis 1 PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada 2014.Karirnya tidak berhenti di sana. Pada 2017, dia ditugaskan ke perusahaan plat merah yang lebih besar, yakni Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina). Saat itu, Nicke dipercaya menjadi Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pertamina. Selain itu, ia juga merangkap Plt. Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina,Baru lima bulan kerja, Nicke sudah dibebani tugas lain. Pada usiannya ke 50 tahun, Ia diangkat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Dirut Pertamina yang baru. Dan pada 20 April 2018, dia resmi diangkat menjadi Dirut Pertamina.Pengangkatannya berdasarkan SK Menteri BUMN nomor SK-97/MBU/04/2018, tanggal 20 April 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pertamina. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Viva.co.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler