Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Garut – Puluhan warga Garut, Jawa Barat dikabarkan dibaiat untuk mengikuti aliran sesat Negara Islam Indonesia (NII). Itu terungkap setelah beberapa di antara mereka bersuara menyatakan hal itu.

Salah satunya, adalah seorang remaja yang mengaku pada orang tuanya telah ikut aliran NII. Orang tua yang cemas lantas melapor itu pada perangkat desa setempat. Setelah dilakukan pendataan, ternyata ada 59 orang yang diduga sudah dibaiat masuk NII di sana.

Baca juga:Pakai Gelar Kanjeng Ratu, Pasutri Penganut Aliran Menyimpang di Kudus Diduga Tipu Tetangga Ratusan Juta

Hingga saat ini belum diketahui bagaimana mereka dibaiat hingga apa saja yang harus dilakukan setelah masuk NII. Namun, salah satu kejanggalannya adalah mereka menganggap pemerintah RI sebagai thogut.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun langsung angkat suara mendengar kabar itu. Mereka meminta agar kasus tersebut segera diselidiki.

Ketua MUI Garut KH Sirojul Munir mengatakan kabar tersebut sangat krusial dan harus segera ditangani. Munir mengatakan NII sebagai gerakan makar yang membahayakan bagi negara. Untuk itu, pihaknya meminta agar kejadian ini segera ditangani.
“Karena kalau dibiarkan, ini akan lebih berbahaya,” ujar Munir, dikutip dari Detikcom, Kamis (7/10/2021).Munir menambahkan pihaknya sendiri saat ini terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan sikap atas dugaan baiat NII kepada puluhan warga Garut ini.“Kita sudah bahas yang di Sukamentri ini, dari kelompok NII. Mereja merekrut anak-anak sampai puluhan bahkan di antaranya dibawah umur,” katanya. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Detikcom

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler