Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta mengaku sudah memeriksa seluruh laporan pertanggungjawaban reses pertama anggota DPRD. Laporan miliki Viani Limardi, anggota DPRD DKI Jakarta yang dipecat dari PSI itu juga turut diperiksa.

Menurut Sekwan, tak ada dana reses yang digelembungkan, termasuk milik Viani Limardi. “Dana reses yang telah dijalankan oleh seluruh anggota dewan, termasuk Ibu Viani, untuk reses pertama di bulan Maret itu sudah dipertanggungjawabkan dan sudah selesai laporan keuangannya, dan di situ kami cek tidak ada penggelembungan dana reses,” kata Plt Sekwan DPRD DKI, Agustinus, dikutip dari Detikcom, Rabu (6/10/2021).

Agustinus lantas mencontohkan cara dugaan penggelembungan dana dilakukan. Salah satunya terdapat kelebihan data antara jumlah peserta riil saat kegiadan denga napa yang dilaporkan  ke DPRD.

“Karena kalau penggelembungan kan yang tadinya diundang 200 orang jadi 500 orang. Ini di dokumen tadi tidak ada,” lanjutnya.

Agustinus mengatakan pihaknya belum bisa menyelidiki dugaan adanya penggelembungan dana reses Viani Limardi. Sebab, pihaknya belum menerima dokumen apa pun dari PSI.
“Terkait informasi tersebut, yang disampaikan PSI, sampai saat ini kami belum terima laporan tersebut kepada DPRD, baik secara lisan ataupun surat. Jadi kami belum bisa menindaklanjuti lebih dalam terkait penggelembungan dana reses,” ujarnya.Sebelumnya diketahui, anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi dipecat dari PSI karena diduga melakukan penggelembungan dana reses. Viani Limardi juga dipecat karena perilakunya membentak-bentak petugas ganjil-genap. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Detikcom

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler