Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Grup musik asal Inggris, Coldplay mengajak Presiden Jokowi untuk menyelamatkan bumi. Ajakan itu diunggah melalui Twitter @coldplay pada, Sabtu (18/9/2021).

“@Jokowi maukah kamu bergabung dengan @bankimooncentre dan koalisi dari pegiat masalah iklim Indonesia di #GlobalCitizenLive untuk membuat komitmen untuk bumi?” tulis Coldplay di akun Twitter @coldplay, yang dikutip MURIANEWS, Senin (20/9/2021).

Cuitan itu pun ditanggapi Dino Patti Djalal, yang merupakan mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Dia menyebut Jokowi juga telah diundang untuk menyampaikan pidato di konser akbar Global Citizen Live.

“Surat undangan kpd Presiden utk pidato di konser akbar @GlblCtzn sudah saya sampaikan 2 minggu lalu via Menko @airlangga_hrt,” tulis akun Twitter @dinopattidjalal.

Diketahui, The Ban Ki-moon Centre merupakan organisasi internasional yang berperan dalam meningkatkan kesadaran pemuda atas program dunia SDGs. Organisasi ini berbasis di Vienna, Austria. Salah satu fokus utama mereka adalah mengatasi permasalahan global, salah satunya isu perubahan iklim.

Melalui Global Citizen Live, Colplay juga mengajak Jokowi untuk ikut dalam koalisi advokasi krisis iklim di Tanah Air. Global Citizen Live adalah bagian dari kampanye Global Citizen 2021 yang dibentuk sebagai sarana rencana pemulihan dunia. Kampanye ini mengajak dunia bersatu membuat perubahan yang akan berdampak baik pada iklim.

Ajakan itu kemudian direspon Istana Kepresidenan. Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan, Jokowi dan The Ban Ki-moon Centre punya kesamaan tujuan. Di mana, keduanya sama-sama menjalankan program sustainable development goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan.“Ada keselarasan tujuan dengan upaya keras Presiden Jokowi dalam menuntaskan program dunia SDGs,” kata Fadjroel dikutip dari Kompas.com, Senin (20/9/2021).Fadjroel mengatakan, komitmen Jokowi terhadap SDGs telah disampaikan dalam berbagai forum, salah satunya pada Sidang Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Saat itu, 13 Juli 2021, Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mencapai target-target SDGs pada 2030 mendatang, sekalipun masih menghadapi pandemi virus corona.“Selain itu Presiden Jokowi selalu menekankan kolaborasi pentahelix, baik secara nasional maupun global,” kata Fadjroel. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler