Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Cirebon – Fenomena burung berjatuhan kembali terjadi. Kali ini, terjadi di Kota Cirebon, Jawa Barat. Sebanyak ratusan burung pipit berjatuhan di sekitar pohon dan trotoar.

Pegawai Balai Kota Cirebon, Ojo mengungkapkan temuannya itu. Berbeda dengan fenomena burung pipit berjatuhan di Gianyar, Bali, beberapa waktu lalu. Di Cirebon, tak semua burung yang jatuh itu mati.

Berdasarkan video dan foto yang beredar di media sosial, memperlihatkan ratusan burung berwarna hitam itu ambyar di sekitar pohon dan trotoar. Terlihat ada beberapa burung yang masih bergerak dan dalam kondisi basah tak bisa terbang.

“Gak mati semua, ada yang masih hidup,” kata Ojo salah satu pegawai Balai Kota Cirebon dikutip dari Detikcom, Selasa (14/9/2021).

Ojo menduga, burung-burung yang berjatuhan itu karena sapuan hujan deras yang terjadi malam hingga dini hari. “Kemungkinan jatuh terkena hujan, soalnya kan badannya kecil juga. Hujan semalam sampai dini hari lumayan besar,” ungkap dia.Menurutnya burung-burung tersebut memang biasanya bertengger di pohon area Balai Kota Cirebon. “Memang biasanya suka bertengger di pohon itu,” jelas dia. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Detikcom

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler