Pelaku Pelecehan Seksual di KPI Laporkan Korbannya, DPR: Sungguh Tidak Punya Malu!
Murianews
Selasa, 7 September 2021 19:10:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Apa yang dilakukan terlapor atau terduga pelaku perundungan dan pelecehan seksual di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dikatakan tidak punya malu oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Rencana terlapor melaporkan balik korban pelecehan seksual, MS, dikatakannya sebagai cara berkelit dan memutar balik keadaan. “Para pelaku ini sedang mencoba memutar balik keadaan. Mencari-cari dengan melapor korban, sungguh tidak punya malu,” kata Sahroni dikutip dari CNNIndonesia, Selasa (7/9/2021).
Dia pun menyatakan pelaku akan langsung berhadapan dengan dirinya bila terlapor atau terduga pelaku benar-benar melaporkan balik korban MS. Politikus Nasdem itu menyebut, korban seharusnya mendapatkan pengawalan hukum atas langkah-langkah yang sudah dilakukan terkait kasus pelecehan seksual yang dialami.
“Kondisi seperti ini, justru korban yang harus mendapat pengawalan hukum penuh, bukan justru dilaporkan balik. Dia sudah berani speak up saja sudah sangat bagus, dan kita harus berdiri bersama korban, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, dan agar warga tahu bahwa negara akan selalu melindungi korban pelecehan seksual. Tidak ada toleransi,” tuturnya.
Diketahui, MS telah melaporkan peristiwa memilukan yang menimpa dirinya ke kepolisian dan Komnas HAM. Selain dilecehkan secara seksual, MS juga mendapat perlakukan perundungan dari beberapa pegawai KPI yang disebutnya dalam rilis dan telah menyebar di media sosial.
Bukannya malu, beberapa terduga pelaku justru melawan balik korban. Bersama kuasa hukumnya, dua di antara lima pelaku berencana melaporkan korban. Kuasa hukum terlapor, Tegar Putuhena mengatakan korban telah mengumbar identias dan mengakibatkan para terduga pelaku dan keluarga mereka mengalami cyber bullying.
“Yang terjadi cyber bullying baik kepada klien kami, maupun keluarga dan anak. Itu sudah keterlaluan menurut kami. Kami berpikir dan akan menimbang secara serius untuk melakukan pelaporan balik terhadap si pelapor,” kata Tegar di Mapolres Metro Jakarta Pusat, mengutip Antara, Senin (6/9)
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Dok. dpr.go.id)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Apa yang dilakukan terlapor atau terduga pelaku perundungan dan pelecehan seksual di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dikatakan tidak punya malu oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Rencana terlapor melaporkan balik korban pelecehan seksual, MS, dikatakannya sebagai cara berkelit dan memutar balik keadaan. “Para pelaku ini sedang mencoba memutar balik keadaan. Mencari-cari dengan melapor korban, sungguh tidak punya malu,” kata Sahroni dikutip dari