Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bantul – Warga Padukuhan Manggir, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul dibuat heboh dengan temuan rantai raksasa yang diduga peninggalan Belanda.

Rantai raksasa yang ditemukan Selasa (31/8/2021) lalu itu memiliki diameter 20 sentimeter dengan panjang 30,6 meter. Rantai tersebut juga diduga benda cagar budaya.

Mengitip Solopos.com, Murdiyana (50) petugas backhoe proyek renovasi cekdam Ngancar mengatakan, rantai itu ditemukan di bawah permukaan cekdam Ngancar dan melintas dari selatan ke utara.

Saat itu, ia hendak menimbun cekdam dengan pasir batu (sirtu) pada Selasa siang. Namun, ketika mengeruk tanah tersebut, ujung backhoe-nya mengenai rantai besar.

“Awalnya saya kira kayu jati. Saya temukan di kedalaman 2 meter. Begitu saya angkat ternyata rantai. Posisinya pas di sempalan pondasi,” katanya, Kamis (2/9/2021).

Atas temuan itu, Mardiyana kemudian memberitahu warga sekitar. Oleh warga sekitar rantai yang telah diangkat menggunakan backhoe kemudian digeser ke atas cekdam.“Yang naikin warga, manual. Pas ngangkatnya pakai backhoe, sampai njengking backhoe saya,” jelasnya.Temuan rantai raksasa tersebut pun saat ini menjadi tontonan warga. Banyak warga yang datang untuk melihat rantai tersebut. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler