Spanduk Anies Baswedan For Presiden 2024 Akhirnya Diturunkan
Murianews
Selasa, 31 Agustus 2021 14:31:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Spanduk bertuliskan Anies Baswedan For Presiden 2024 di salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kawasan Palmerah, Jakarta Barat sudah diturunkan. Penurunan itu dibenarkan Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin. Namun, ia mengatakan bukan pihaknya yang menurunkan.
“Udah diturunkan. Pada saat kita mau turunkan, sudah tidak ada,” kata Arifin dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (31/8/2021).
Dia pun belum mengetahui siapa pemilik maupun yang menurunkan spanduk itu. Dia mengimbau semua pihak untuk mematuhi ketentuan perizinan dalam pemasangan spanduk atau sejenisnya.
“Semua spanduk apapun tetap harus sesuai dengan perizinan,” ucapnya.
Baca juga: Muncul Spanduk Anies For Presiden 2024
Sebelumnya, Spanduk ‘Anies Baswedan For Presiden 2024’ muncul di jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Dalam spanduk itu, tak hanya foto Anies Baswedan yang terpampang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur DKI Jateng Anies Baswedan. (dok. RRI.co.id)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Spanduk bertuliskan Anies Baswedan For Presiden 2024 di salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kawasan Palmerah, Jakarta Barat sudah diturunkan. Penurunan itu dibenarkan Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin. Namun, ia mengatakan bukan pihaknya yang menurunkan.
“Udah diturunkan. Pada saat kita mau turunkan, sudah tidak ada,” kata Arifin dikutip dari