Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Probolinggo – Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Dalam OTT itu, sebanyak 10 orang diamankan, termasuk Bupati Puput Tantriana Sari bersama suaminya, Hasan Aminuddin selaku anggota DPR.
Hingga saat ini para pihak yang ditangkap, masih berada dalam pemeriksaan awal di Polda Jawa Timur. Untuk nantinya akan diboyong ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
OTT dilakukan KPK pada Senin dinihari, (30/8/2021). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan penangkapan itu, namun belum menjelaskan pihak yang ditangkap.
“Sementara dapat saya sampaikan bahwa benar KPK telah melakukan giat penangkapan,” kata Ghufron dikutip dari Tempo.co, Senin (30/8/2021).
Diduga, penangkapan itu berhubungan dengan perkara jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Jabatan itu diduga berhubungan dengan kepala desa. Detail kasus itu sendiri belum dijelaskan KPK.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari bersama suaminya, Hasan Aminuddin. (Instagram/@hasan_aminuddin)[/caption]
MURIANEWS, Probolinggo – Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Dalam OTT itu, sebanyak 10 orang diamankan, termasuk Bupati Puput Tantriana Sari bersama suaminya, Hasan Aminuddin selaku anggota DPR.
Hingga saat ini para pihak yang ditangkap, masih berada dalam pemeriksaan awal di Polda Jawa Timur. Untuk nantinya akan diboyong ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
OTT dilakukan KPK pada Senin dinihari, (30/8/2021). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan penangkapan itu, namun belum menjelaskan pihak yang ditangkap.
“Sementara dapat saya sampaikan bahwa benar KPK telah melakukan giat penangkapan,” kata Ghufron dikutip dari