Bayar Rp 700 Ribu, WNA Bisa Dapatkan Vaksin di Balai Kota DKI
Murianews
Selasa, 24 Agustus 2021 17:14:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai membuka vaksinasi bagi warga negara asing (WNA) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/8/2021). Pihaknya menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dalam pelaksanaannya.
Anies mengatakan, vaksinasi itu masuk dalam program vaksin berbayar atau vaksin Gotong Royong. Di mana, setiap WNA harus membayar sebesar Rp 700 ribu untuk satu vaksin. Vaksin yang diberikan adalah vaksin buatan China yakni Sinopharm.
“Program vaksin gotong royong, ini berbayar, nilainya Rp700 ribu rupiah,” ucap Anies dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (24/8/2021).
Fasilitasi itu diberikan bagi WNA yang tidak dapat vaksinasi dari kedutaan asal negara masing-masing. Dia berharap, dengan program itu, WNA lebih mudah mendapatkan vaksin.
“Nah ini adalah mereka yang harus mendapatkannya sendiri, difasilitasi lewat kadin, program vaksin gotong royong,” ucap dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur DKI Jateng Anies Baswedan. (dok. RRI.co.id)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai membuka vaksinasi bagi warga negara asing (WNA) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/8/2021). Pihaknya menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dalam pelaksanaannya.
Anies mengatakan, vaksinasi itu masuk dalam program vaksin berbayar atau vaksin Gotong Royong. Di mana, setiap WNA harus membayar sebesar Rp 700 ribu untuk satu vaksin. Vaksin yang diberikan adalah vaksin buatan China yakni Sinopharm.
“Program vaksin gotong royong, ini berbayar, nilainya Rp700 ribu rupiah,” ucap Anies dikutip dari