Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bantul — Anggota DPRD Bantul, Eko Sutrisno Aji (46) terpaksa dirawat di RS Panembahan Senopati, sejak Minggu (22/8/2021) semalam.

Itu terjadi lantaran politisi PPP tersebut mengalami pendarahan di kepala usai dihantam senter oleh tetangganya sendiri BP saat melerai pertengkaran di sekitar rumahnya, di Dukuh Padukuhan Jodog, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Minggu pukul 20.30 WIB.

“Saat ini saya masih pusing dan mual. Saya masih dirawat di RS Panembahan Senopati,” kata Eko seperti dikutip Solopos.com, Senin (23/8/2021) pagi.

Eko menjelaskan, awalnya dirinya bersama rekannya Bayu Yunarso, hendak melerai pertengkaran yang ada di sekitar rumahnya, di Dukuh Padukuhan Jodog, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Minggu pukul 20.30 WIB. Pertengkaran itu melibatkan pelaku BP.

Saat mencoba melerai, tiba-tiba BP menghantam Eko dengan lampu senter besi. Alhasil, kepala belakang Eko berdarah. Atas kejadian itu, Eko langsung dilarikan ke RS UII sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Panembahan Senopati untuk mendapatkan perawatan.

“Ada lima jahitan di kepala saya,” lanjut Eko.

Menurut Eko, BP, sejatinya pernah bermasalah dengan hukum. BP pernah ditangkap polisi terkait kasus penembakan menggunakan airsoft gun.

Setelah memukul Eko, BP langsung diamankan oleh warga ke Polsek Pandak karena banyak simpatisan Eko yang marah. Namun, BP akhirnya dievakuasi ke Mapolres Bantul karena ratusan massa dari pendukung Eko Sutrisno Aji mengepung Mapolsek Pandak.Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, yang datang ke lokasi dan berusaha menenangkan massa. Ia menjamin kasus ini akan ditindaklanjuti.“Jadi serahkan prosesnya pada perangkat hukum. Pelaku telah kami tangkap, tolong percayakan kepada kami untuk diproses di Polres Bantul,” kata Kapolres Bantul.Sementara itu, BP mengaku pagi harinya ia sempat menenggak miras. Tapi ia menegaskan perbuatannya memukul Eko dilakukan dengan kesadaran. “Saya sadar, karena minumnya kan tadi pagi,” katanya.Adapun barang bukti yang disita Polres Bantul di antaranya satu senter dan pakaian yang digunakan Eko saat kejadian. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler