Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Usai dihajar Habib Bahar, Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang ternyata mengalami mata bengkak hingga muntah darah. Kondisi terpidana mati itu diungkapkan pengacaranya, Karman Sangaji.

Kasman mengatakan, mendapatkan informasi itu langsung dari kliennya saat ditemui beberapa waktu lalu. Dia mengatakan kliennya dengan Bahar bin Smith bukan pertengkaran kecil karena luka yang ditimbulkan tergolong parah.

“Kalau buat kami bukan perselisihan biasa, lukanya bukan luka yang enggak serius, tapi lukanya sangat serius. Ryan saat ini terakhir saya besuk itu ya mata sebelah kiri enggak bisa lihat agak bengkak, bibir sebelah kanannya pecah, masih muntah darah,” ujar Kasman dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (19/8/2021).

Saat disinggung latar belakang pertikaian antara Ryan Jombang dan Habib Bahar, Kasman enggan menyinggungnya. Disinggung soal masalah uang, Kasman berujar permasalahan tersebut sudah selesai.

“Soal uang itu sudah selesai sebenarnya. Namun, enggak tahu Habib Bahar masih memiliki rasa dendam jadi melakukan penganiayaan,” imbuhnya.

Pernyataan ini berbanding terbalik dengan keterangan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Gunung Sindur, Mujiarto, yang menyebut kedua terpidana terlibat dalam perselisihan. Ryan, kata Mujiarto, tidak mengalami luka serius.

Baca Juga: Habib Bahar Pukul Ryan Jombang, di Lapas Gunung Sindur“Bukan menganiaya, jadi ada perselisihan di Lapas. Itu kan sulit dihindari perselisihan, tapi sudah selesai. Ada masalah tentang uang lah, dan dengan pengacaranya itu sudah selesai,” katanya.Mujiarto mengatakan pertengkaran tersebut sudah selesai atas kesepakatan kedua belah pihak.“Adu mulut, disentil, dipukul lah itu Ryan Jombang, tapi dua pihak itu sudah memahami. Jadi, saya ngobrol biasa sama dia, enggak kelihatan lukanya, perselisihan sudah selesai. Sudah kami selesaikan, dalam arti Ryan juga tidak keberatan. Memang dia yang salah, ada kesalahan, biasa di Lapas,” ucap Mujiarto. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler