Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Labuhanbatu Utara – Ketua MUI Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara, Ustaz Aminnur Rasyid Aruan tewas dibacok saat berkendara. Video yang menunjukan jasad Ustaz Aminnur Rasyid Aruan usai peristiwa itu viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Gunting Saga, Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utara pada Selasa (27/7), sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat serangan tersebut, tubuhnya sampai terperosok ke dalam parit dalam posisi bersujud. Selain itu, pergelangan tangan korban putus.

Kepolisian setempat, mengungkapkan telah menangkap terduga pelaku pembacokan terhadap Aminnur Rasyid Aruan. Adapun terduga pelaku diketahui bernama Suprianto alias Anto Dogol (35), yang merupakan karyawan korban.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan mengatakan dari pemeriksaan, peristiwa tragis itu bermula dari pelaku yang tidak terima ditegur Aminnur.

“Korban menyampaikan kepada pelaku agar jangan lagi mencuri sawit di kebun miliknya. (Sehari-hari) pelaku ini memang merupakan pegawai dari korban di kebun tersebut,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan seperti dikutip Detik.com, Selasa (27/7/2021) malam.

Deni mengatakan pelaku diduga sakit hati karena ditegur Aminnur. Situasi itu diduga menjadi pemicu aksi sadis pelaku membacok Aminnur hingga tewas dengan kondisi tangan terputus.
“Pelaku sudah menyiapkan alat, berupa klewang, yang dibawa pelaku dari rumah dia untuk menganiaya korban,” sebut Deni.Polisi menyebut, aksi pencurian sawit itu sudah berulang kali terjadi. Korban kemudian menegur pelaku, yang merupakan pegawainya, karena diduga mencuri buah sawit.“Dari informasi awal yang kami terima, ya betul korban merasa sudah berulang kali kehilangan buah sawit. Namun ini nanti masih kami dalami,” ujarnya. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler