Pemkab Gowa Bantah Perempuan yang Dipukul Oknum Satpol PP sedang Hamil
Murianews
Kamis, 15 Juli 2021 14:04:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melalui Kepala Bidang Komunikasi, Arifuddin Zaeni membantah pengakuan Nur Halim atau dipanggil Ivan, pria yang mengaku istrinya sedang hamil Sembilan bulan saat dipukul oknum Satpol PP Gowa dalam razia PPKM.
“Dia (wanita yang dipukul oknum Satpol PP) tidak hamil. Waktu mau dites USG, dia tidak mau. Ini perempuan tidak hamil,” kata Arifuddin seperti dilansir Detik.com, Kamis (15/7/2021).
Dia juga heran, istri Nur Halim, Amriana, tidak mau dites USG setelah tes plano yang tak menunjukan adanya gejala kehamilan.
“Hasil tes plano tidak menunjukkan gejala hamil. Ketika mau tes lanjutan USG, yang bersangkutan tidak mau dites USG. Artinya apa?” lanjutnya.
Di sisi lain, pihaknya tidak mepermasalahkan laporan Ivan kepada polisi atas insiden pemukulan itu. Sebab, itu haknya. Pihaknya juga tentu akan mengikuti proses itu dan tidak menghalang-halanginya.
Baca Juga: Viral, Oknum Satpol PP di Gowa Pukul Ibu Hamil saat Patroli PPKM Darurat
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi Penganiayaan (Dok/MURIANEWS)[/caption]
MURIANEWS, Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melalui Kepala Bidang Komunikasi, Arifuddin Zaeni membantah pengakuan Nur Halim atau dipanggil Ivan, pria yang mengaku istrinya sedang hamil Sembilan bulan saat dipukul oknum Satpol PP Gowa dalam razia PPKM.
“Dia (wanita yang dipukul oknum Satpol PP) tidak hamil. Waktu mau dites USG, dia tidak mau. Ini perempuan tidak hamil,” kata Arifuddin seperti dilansir