Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Depok – Hari Ketiga PPKM Darurat, Senin (5/7/2021) di Depok, Jawa Barat diwarnai ketegangan. Tepatnya dititik penyekatan di Jalan Margonda Raya, Depok, jawa barat.

Di sana, aparat gabungan direriaki rombongan pengiring jenazah yang tidak bisa lewat karena penyekatan jalan menggunakan mobil taktis polisi.

Dikutip dari kompas.com, para pengirih jenazah itu sampai turun dari mobil ambulans jenazah untuk menghampiri petugas. Sembari memegang bendera kuning, mereka melobi petugas agar menyingkirkan mobil taktis itu.

Namun, proses lobi itu terdengar seperti mendesak atau memaksa petugas agar segera memindahkan mobil taktis yang melintang di tengah jalan.

“Yang mau tanggung jawab siapa?” kata salah satu pengiring jenazah.

“Meninggal ini,” sahut yang lain.

“Dorong aja dorong, ini ada kacanya buka,” kata pengiring jenazah itu.
Ia kemudian langsung bertindak sendiri, membuka pintu mobil polisi dan memegang setir.“Dorong, woy!” seru pengiring jenazah lain kepada rombongan agar membantunya mendorong mobil polisi itu. Mobil ambulans jenazah dan rombongan akhirnya lolos penyekatan.Salah satu pengiring jenazah yang menunggang sepeda motor sempat meminta maaf kepada aparat. Namun, rombongan lain yang menggunakan mobil justru membuka jendela dan memaki petugas dengan kata-kata kasar.Sebagai informasi, penyekatan di Depok, Jawa Barat terdapat di sejumlah titik. Pertama, di pertigaan Jalan Raya Kartini-Margonda Raya. Kedua, pertigaan GDC. Ketiga, di pertigaan apotek di Jalan Dewi Sartika. Lalu, ada tiga titik penyekatan di dekat UI, untuk menutup akses dari Kompol M Jasin dan dari Jakarta. Di luar Kota Depok, ada di Jalan Raya Bogor dekat pom bensin Cilangkap. Lalu, di depan Perumahan BSI, Jalan Raya Parung–Ciputat. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler